Semangat Bermain Bola Warnai Libur Sekolah, Anak-Anak Utamakan Aktivitas Fisik daripada HP
- Jun 28, 2026
- KIM Sumbersari
- Olahraga
Sumber Foto : KIM SUMBERSARI
KIM SUMBERSARI – Libur sekolah menjadi momen yang dinanti oleh anak-anak untuk menghabiskan waktu bersama teman sebaya. Di Desa Sumbersari, suasana liburan tampak berbeda. Sejumlah anak memilih mengisi waktu luang dengan bermain sepak bola di lahan sawah yang masih belum ditanami jagung, dibandingkan menghabiskan waktu bermain telepon genggam (HP).
Hamparan lahan sawah yang telah selesai dipanen dan masih menunggu musim tanam dimanfaatkan sebagai lapangan bermain sederhana. Dengan penuh semangat, anak-anak berlarian mengejar bola, bercanda, dan menikmati kebersamaan dalam suasana yang penuh keceriaan.
Aktivitas tersebut tidak hanya menjadi hiburan selama libur sekolah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan perkembangan sosial anak. Bermain sepak bola melatih kebugaran tubuh, kerja sama tim, sportivitas, serta mempererat persahabatan antarteman.
Saat diwawancarai oleh KIM Sumbersari, salah seorang anak bernama Rama (12) mengaku lebih senang bermain sepak bola bersama teman-temannya daripada menghabiskan waktu bermain HP di rumah.
"Kalau libur sekolah, saya lebih senang main bola bersama teman-teman. Selain seru, badan juga jadi sehat dan bisa berkumpul dengan teman-teman setiap sore," ujar Rama dengan penuh semangat. Minggu (28/06/2026).
Menurut Rama, lahan sawah yang belum memasuki masa tanam jagung menjadi tempat yang cukup nyaman untuk bermain. Namun, ia bersama teman-temannya tetap berusaha menjaga kebersihan dan tidak merusak area pertanian agar tetap dapat dimanfaatkan kembali oleh para petani saat musim tanam tiba.
Fenomena ini menjadi gambaran bahwa permainan tradisional dan olahraga di ruang terbuka masih memiliki daya tarik bagi anak-anak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, aktivitas fisik seperti bermain sepak bola menjadi alternatif positif yang mampu mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan HP.
Masyarakat sekitar pun menyambut baik aktivitas tersebut. Selain menciptakan suasana desa yang lebih hidup, anak-anak juga dapat memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang bermanfaat, sehat, dan membangun karakter.
Pemerintah Desa Sumbersari berharap semangat anak-anak dalam berolahraga dapat terus dipertahankan. Dukungan dari orang tua dan lingkungan sangat penting agar anak-anak memiliki keseimbangan antara penggunaan teknologi dan aktivitas fisik, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, serta memiliki jiwa kebersamaan yang kuat.
Melalui momen sederhana di tengah hamparan sawah, anak-anak Desa Sumbersari menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak selalu harus hadir dari layar telepon genggam.
Bermain bersama di alam terbuka menjadi pilihan yang lebih sehat, mempererat persahabatan, sekaligus menciptakan kenangan indah selama masa libur sekolah. (KIM Sumbersari/Lus)