Perempuan Tangguh di Balik Ketahanan Pangan, Ibu Las Tetap Semangat Menanam Jagung

  • Jun 28, 2026
  • KIM Sumbersari
  • Pertanian

Sumber Foto : KIM SUMBERSARI

KIM SUMBERSARI– Di balik hamparan lahan pertanian yang hijau, terdapat sosok perempuan tangguh yang terus berjuang menjaga produktivitas pertanian desa. Salah satunya adalah Ibu Las, seorang perempuan tani yang setiap hari turun langsung ke sawah untuk menanam benih jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan.

Sejak pagi hari, Ibu Las tampak bersemangat menjalankan aktivitas di lahan pertanian. Ia menanam benih jagung secara telaten di setiap petak lahan. Meski pekerjaan tersebut membutuhkan tenaga dan ketekunan, semangatnya tidak pernah surut.

Kepada KIM Sumbersari Ibu Las (56), menyampaikan bertani bukan sekadar pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga bentuk pengabdian dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa. Minggu (28/06/2026).

Lebih lanjut , ia menjelaskan di tengah tantangan seperti perubahan cuaca, biaya produksi, hingga fluktuasi harga hasil panen, saya tetap optimistis. saya percaya bahwa setiap benih yang ditanam dengan penuh kesungguhan akan memberikan hasil yang baik apabila dirawat dengan maksimal.

Kehadiran perempuan dalam sektor pertanian menunjukkan bahwa pembangunan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Perempuan tani tidak hanya berperan mendampingi keluarga, tetapi juga menjadi penggerak dalam meningkatkan produksi pangan dan menjaga keberlanjutan pertanian desa.

Semangat yang ditunjukkan Ibu Las menjadi cerminan kegigihan para petani di Desa Sumbersari. Dengan kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, mereka terus mengolah lahan agar tetap produktif dan mampu menghasilkan panen yang berkualitas.

Kisah Ibu Las menjadi bukti bahwa semangat dan dedikasi tidak mengenal batas. Dari setiap langkahnya di lahan pertanian, tersimpan harapan besar akan masa depan pertanian yang lebih maju, kesejahteraan petani yang semakin meningkat, serta terwujudnya ketahanan pangan yang kuat bagi Desa Sumbersari dan Indonesia. (KIM Sumbersari/Lus).