Sebagian Warga Menanam Bibit Padi, Terima Upah Rp 200.000 per 1750 Meter Persegi

  • Jun 12, 2024
  • KIM Sumbersari
  • Pertanian

KIM SUMBERSARI- Di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks, warga Desa Sumbersari Kecamatan Rowokangkung tetap gigih berjuang melalui berbagai aktivitas pertanian.

Salah satu kegiatan yang menonjol adalah penanaman bibit pagi. Dengan semangat dan dedikasi, warga Desa Sumbersari bekerja di lahan-lahan pertanian untuk menanam bibit padi, sebuah pekerjaan yang tidak hanya membutuhkan keterampilan, tetapi juga ketekunan. Rabu (12/06/2024)

Setiap pagi, kelompok-kelompok tani di desa ini mulai berkumpul di ladang. Mereka menggarap lahan seluas 1750 meter persegi untuk menanam bibit padi. Atas kerja keras mereka, ia menerima upah sebesar Rp 200 ribu per lahan yang mereka garap. 

Mbah Asim, salah satu petani yang ikut serta dalam kegiatan ini, mengungkapkan alhamdulilah bahwa meskipun upah yang diterima tidak terlalu besar, pekerjaan ini cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Kami memang tidak bisa berharap banyak, tetapi dengan adanya pekerjaan ini, setidaknya ada penghasilan tambahan untuk keluarga," ujar mbah asim.

Sementara itu, Kepala Desa Sumbersari berkata bahwa bertani adalah salah satu tulang punggung ekonomi desa kami, sehingga kami berharap dapat meningkatkan produksi padi sekaligus memberikan penghasilan tambahan bagi warga," ujar Adi Samaludin.

Aktivitas menanam bibit pagi ini bukan hanya soal mendapatkan upah, tetapi juga membangun semangat gotong royong di antara warga desa. Dengan bekerja bersama, mereka saling membantu dan mempererat hubungan sosial di komunitas mereka. (lus)