Gerakan Penurunan Stunting, Dorong Peningkatan Kesehatan Masyarakat.

  • Jun 23, 2026
  • KIM Sumbersari
  • Kesehatan

Sumber Foto : KIM SUMBERSARI

KIM SUMBERSARI – Dalam upaya memperkuat program percepatan penurunan stunting, kegiatan Gerakan Penanggulangan Stunting digelar pada Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Rowokangkung.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusiasme dari para peserta.

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimca se-Kecamatan Rowokangkung, dua kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari masing-masing desa, serta satu orang tokoh masyarakat dari setiap desa.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayah Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi keluarga, serta pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program kesehatan pemerintah.

Kepala Puskesmas Rowokangkung, Gim Tatik, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya imunisasi bagi balita sebagai salah satu langkah efektif dalam menjaga kesehatan anak dan mencegah berbagai penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka.

"Masyarakat tidak boleh menolak program imunisasi terhadap balita. Imunisasi merupakan salah satu upaya penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit dan mendukung tumbuh kembang yang optimal," jelas Gim Tatik di hadapan para peserta.

Ia juga mengajak seluruh kader TPK dan tokoh masyarakat untuk terus memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya imunisasi, pola asuh yang baik, serta pemenuhan gizi seimbang guna mencegah terjadinya stunting.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader pendamping keluarga, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Gerakan penanggulangan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. (KIM Sumbersari/Sofi/Lus)