Petani Tingkatkan Hasil Produksi Padi dengan Penyemprotan Fungisida untuk Penanganan Hama dan Penyakit.

  • Jun 30, 2024
  • KIM Sumbersari
  • Pertanian

 

KIM SUMBERSARI - Dalam upaya meningkatkan hasil produksi padi, petani desa sumbersari terus melakukan berbagai inovasi dan upaya untuk melindungi tanaman padi dari serangan hama dan penyakit. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah penyemprotan fungisida. Minggu pagi (30/06/2024).

Penyemprotan fungisida menjadi langkah penting dalam melindungi tanaman padi dari berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur. Penyakit seperti blast, hawar daun, dan busuk batang merupakan ancaman serius yang dapat mengurangi hasil panen secara signifikan. Dengan penggunaan fungisida yang tepat, petani dapat mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit ini, sehingga tanaman padi dapat tumbuh dengan sehat dan optimal.

Menurut Yogik, seorang petani di desa sumbersari, berkata penyemprotan fungisida telah menjadi rutinitas yang tak terpisahkan dalam perawatan tanaman padinya.

"Saya harus memastikan bahwa tanaman padi saya terlindungi dari serangan penyakit. Penyemprotan fungisida dilakukan secara berkala sesuai dengan anjuran dari penyuluh pertanian," ujarnya.

Lanjut dia, ia menambahkan bahwa penyemprotan fungisida harus dilakukan dengan cara yang benar dan tepat dosis. "Penggunaan fungisida yang berlebihan bisa merusak tanaman dan lingkungan. Oleh karena itu, kami selaku petani harus mengikuti petunjuk penggunaan yang diberikan oleh penyuluh pertanian," jelasnya.

Dengan pengunanaan  Fungisida ini yaitu untuk meningkatkan hasil produksi padi yang sehat, hasil panen dapat meningkat, sehingga kesejahteraan petani juga akan ikut terdongkrak. 

Selain itu ia menuturkan, saya selaku petani terus berkomitmen untuk menjaga kualitas dan kuantitas produksi padi. "Penyemprotan fungisida menjadi salah satu solusi efektif yang diharapkan dapat membantu petani menghadapi tantangan hama dan penyakit, serta meningkatkan produktivitas pertanian," pungkasnya. (lus)