Penyuluh Agama Islam Rowokangkung Harumkan Nama Daerah, Raih Peringkat 2 Penais Award 2025
- Aug 28, 2025
- KIM Sumbersari
- Prestasi
KIM SUMBERSARI- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Rowokangkung, yang berhasil meraih peringkat 2 tingkat nasional dalam ajang bergengsi Penais Award 2025.
Penais Award merupakan ajang penghargaan yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada penyuluh agama Islam yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas, membina umat, serta berinovasi dalam pelayanan keagamaan.
Mohammad Mas’ud atau sapaan akrabnya Gus Ud ini, dinilai layak mendapatkan penghargaan tersebut, berkat kiprah dan inovasinya dalam memberikan penyuluhan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, program-program pembinaan yang kreatif, serta keaktifan dalam mendukung penguatan moderasi beragama, melalui kaliber 99, ia berhasil menjadi salah satu penyuluh teladan di tingkat nasional.
"Atas kerja keras dan doa bersama, serta kerja sama semua pihak mulai dari pemerintah desa, kecamatan, penyuluh pertanian serta peran KIM Sumbersari yang tak pernah lelah mengawal dokumentasi dan publikasi progam hingga ke tingkat nasioal. ujar Gus' ud penuh dengan bahagia.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan "Alhamdulilah saya bisa membawa nama Lumajang, khususnya Kecamatan Rowokangkung, hingga ke tingkat nasional. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengabdi kepada masyarakat," imbuhnya sambil tersenyum.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ini bukan kemenangan pribadi, tapi buah dari kolaborasi dan semangat bersama, semoga prestasi ini menjadi inspirasi untuk terus bergerak membangun harmoni umat.
Sementara Kepala Desa Sumbersari Adi Samaludin, mengucapkan selamat dan sukses atas prestasi yang sangat luar biasa sekali, dimana Gus Ud selaku penyuluh agama KUA Rowokangkung mampu menjadi peringkat 2 nasional.
"Keberhasilan ini tentunya mendapat sambutan positif dari masyarakat dan jajaran pemerintah daerah. Prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama baik Lumajang di kancah nasional," ungkapnya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan para penyuluh agama Islam lainnya dapat termotivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan umat. (lus)