Nasi Pecel Rumahan Jadi Andalan UMKM dalam Mengerakkan Ekonomi Lokal.

  • Jun 21, 2026
  • KIM Sumbersari
  • Ekonomi & Sosial, Produk UMKM

Sumber Foto : KIM SUMBERSARI

KIM SUMBERSARI– Usaha nasi pecel rumahan milik Bu Saniyem menjadi salah satu UMKM kuliner yang turut menggerakkan perekonomian masyarakat di Desa Sumbersari yang
berlokasi di Pasar lama Bayur RT 02 RW 01, tepatnya di belakang Warung Kopi Bu Sukro yang menjadi pilihan warga untuk menikmati sarapan dengan cita rasa khas dan harga yang terjangkau.

Usaha nasi pecel tersebut memiliki sejarah panjang. Awalnya, usaha ini dirintis oleh sang ibu Sukro sejak tahun 2000. Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut kemudian diwariskan kepada Bu Saniyem yang hingga kini terus mempertahankan resep dan cita rasa khas telah dikenal masyarakat selama bertahun-tahun.

Setiap hari, Bu Saniyem mulai berjualan sejak pukul 06.00 WIB. Lapaknya selalu ramai didatangi pelanggan yang ingin menikmati nasi pecel sebagai menu sarapan. Biasanya, dagangannya sudah habis terjual sebelum pukul 10.00 WIB karena tingginya minat pembeli dari berbagai kalangan.

Ibu Saniyem kepada KIM Sumbersari menyampaikan bahwa harga pecel sangat ekonomis yaitu mulai dari Rp5.000 hingga Rp13.000 per porsi. Minggu (21/06/2026).

Tak hanya itu, ibu Saniyem juga menawarkan pilihan menu yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat. Selain nasi pecel, pelanggan juga dapat menikmati beragam lauk pendamping yang menambah kenikmatan sajian tradisional.

Keberadaan UMKM nasi pecel ini tidak hanya memberikan penghasilan bagi keluarga Bu Saniyem, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pelestarian kuliner tradisional yang tetap diminati di tengah perkembangan berbagai jenis makanan modern.

Konsistensi dalam menjaga kualitas rasa dan pelayanan menjadi kunci usaha ini mampu bertahan hingga lebih dari dua dekade.

Melalui usaha sederhana yang diwariskan secara turun-temurun, Bu Saniyem membuktikan bahwa UMKM kuliner lokal memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian desa.

Kehadirannya menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha berbasis potensi lokal serta menjaga warisan kuliner tradisional agar tetap lestari dan dicintai oleh generasi berikutnya. (KIM Sumbersari/Lia/Lus)