Pelatihan Kapasitas Aparatur Desa dan Pengurus Kelembagaan oleh Kemendagri di Malang.
- Oct 05, 2024
- KIM Sumbersari
- Pemerintahan, Pemberdayaan
KIM SUMBERSARI - Direktorat Jenderal Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa dan pengurus kelembagaan yang berlangsung di Hall The Aliante Convention Center Malang. Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, yang dimulai pada tanggal 5 hingga 8 Oktober 2024.
Pelatihan ini dihadiri oleh pemerintah desa Sumbersari dan perwakilan dari empat kabupaten, yaitu Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Tulungagung. Peserta pelatihan terdiri dari kepala desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sekretaris desa, dan ketua TP-PKK dari masing-masing kabupaten. Sabtu (05/10/2024).
Kegiatan ini di pandu langsung oleh ibu Lilis Indahyani, perwakilan dari Balai Besar Pemerintahan Desa di Malang, yang sekaligus menjadi pelatih dalam pelatihan ini. Ia juga menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas aparatur pemerintah desa serta pengurus kelembagaan dalam mengelola pemerintahan desa yang lebih efektif dan profesional.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, para aparatur desa dan pengurus kelembagaan dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Terutama dalam perencanaan pembangunan desa yang berkelanjutan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap ibu Lilis.
Selama empat hari, peserta akan diberikan materi terkait pengelolaan keuangan desa, tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, serta pemberdayaan perempuan dan keluarga melalui TP-PKK. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan desa dan mendukung terciptanya pemerintahan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Kemendagri dalam mendukung implementasi Undang-Undang Desa yang bertujuan untuk memperkuat otonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Lanjut ia, dia berharap agar semua aparatur pemerintah desa dan pengurus kelembagaan desa dapat menyerap materi yang nantinya akan kita sampaikan, sehingga dengan adanya bekal atau ilmu baru dalam pemerintahan, dapat di implementasikan untuk menuju desa maju mandiri dan sejahtera.
Adi Samaludin kepala desa sumbersari salah satu peserta pelatihan mengungkapkan rasa syukur dan bahagia karena kami dari aparatur desa mendapatkan pelatihan dan materi yang sangat luar biasa sekali.
"Saya mewakili semua peserta mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa kementrian dalam negeri yang sudah mengelar pelatihan ini dengan baik dan luar biasa," ujarnya.(lus).