Serunya Peserta Didik Paud Kamboja, Berkreasi Membuat Topi Chef
- May 21, 2026
- KIM Sumbersari
- Pendidikan
Sumber Foto : KIM SUMBERSARI - Peserta didik Paud Kamboja saat foto bersama setelah mengikuti kegiatan kreatif membuat topi chef yang bertempat di ruang sekolah PAUD Kamboja. Kamis (21/05/2026)
KIM SUMBERSARI- Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di PAUD Kamboja saat anak-anak mengikuti kegiatan kreatif membuat topi chef.
Dengan didampingi para guru, peserta didik tampak antusias menghias dan memakai hasil karya mereka sendiri dalam kegiatan yang berlangsung menyenangkan dan edukatif.
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kreativitas, meningkatkan keterampilan motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak usia dini.
Berbagai bahan sederhana digunakan untuk membuat topi chef yang kemudian dihias sesuai imajinasi masing-masing anak.
Friska Guru PAUD Kamboja, menyampaikan bahwa kegiatan kreatif seperti ini sangat penting untuk membantu perkembangan anak-anak. Menurutnya, anak-anak PAUD Kamboja memiliki semangat belajar dan kreativitas yang baik sehingga perlu terus diberikan ruang untuk berekspresi.
"Anak-anak PAUD Kamboja sangat antusias dan memiliki kreativitas yang luar biasa. Melalui kegiatan membuat topi chef ini, kami berharap mereka dapat belajar mandiri, berani berkreasi, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menunjukkan hasil karya mereka," ujar Friska.
Lebih lanjut, selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mengenalkan anak pada berbagai profesi, salah satunya profesi koki atau chef. Dengan mengenakan topi hasil buatan sendiri, anak-anak terlihat bangga dan bahagia saat berfoto bersama guru dan teman-temannya.
Ia juga menambahkan, kegiatan belajar sambil bermain seperti ini menjadi salah satu metode yang diterapkan PAUD Kamboja agar anak-anak merasa nyaman dan senang selama proses pembelajaran. Suasana kelas pun menjadi lebih hidup dengan tawa dan keceriaan para siswa.
Melalui kegiatan tersebut, Friska berharap dapat terus menciptakan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan mampu menggali potensi anak sejak dini sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang aktif, percaya diri, dan penuh imajinasi. (KIM Sumbersari/Zah/Lus).